Sejarah sebagai Cermin Kebijaksanaan, Bukan Sekadar Hafalan Tahun
Dalam pandangan saya, mempelajari sejarah sama sekali bukan tentang memaksa ingatan siswa untuk menampung deretan angka tahun, nama tokoh, atau kronologi peristiwa yang kaku. Sejarah adalah laboratorium kehidupan manusia yang paling jujur. Di dalam kelas Sejarah, saya mengajak setiap siswa untuk menyelami alasan di balik bangkit dan runtuhnya sebuah bangsa, memahami pengorbanan para pendahulu, serta memetik ibrah (hikmah) dari setiap peristiwa masa lampau. Ketika seorang siswa memahami sejarahnya dengan benar, ia tidak akan mudah terombang-ambing oleh zaman, sebab ia memiliki akar identitas yang kokoh dan kesadaran penuh bahwa dirinya adalah bagian dari mata rantai sejarah masa depan.